ANAK MALAS BELAJAR?
“Aduhh susah banget nyuruh Mia belajar, kalo mamanya belum teriak ga bakalan dia
pegang buku..”
“Bimo sih mau belajar, tapi saya harus beliin dia mainan dulu yang dia mau..”
“Ngga tau lagi gimana caranya nyuruh Bayu belajar, apalagi kalo udah pegang laptop
main game, kayaknya saya ngomong juga ngga terdengar ama dia..”
Masalah anak malas belajar kerap menjadi perbincangan antar ibu-ibu. Game online, PS dan berbagai media permainan lain menjadi sebagian dari biang keladi timbulnya anak menjadi malas belajar. Malas belajar berarti tidak mau, enggan , tak bernafsu untuk belajar. Kalau anak-anak tidak suka belajar dan lebih suka bermain, itu berarti belajar dianggap sebagai kegiatan yang tidak menarik buat mereka. Sebelum kita mengambil tindakan agar kemalasan anak tidak berkelanjutan, tentunya kita harus mengetahui penyebabnya dengan jelas.
Beberapa sebab anak enggan belajar, diantaranya :
Sedang punya masalah di rumah (misalnya kehadiran adik baru, kurang perhatian dari ibu/ayah)
Bermasalah di sekolah (tidak suka/phobia sekolah, sehingga apapun yang berhubungan dengan sekolah jadi enggan untuk dikerjakan)
Sedang sakit
Sedang sedih (bertengkar dengan teman, kehilangan sesuatu)
Adanya alat permainan yang menarik minat anak (Game Online, PS)
Tidak ada masalah apapun, hanya memang malas.
Berbagai tindakan untuk mengatasinya tergantung dari akar masalahnya. Karena beberapa kasus terjadi justru masalah bersumber dari orangtua, ketidakkonsistenan dalam menerapkan aturan juga kurang peka terhadap permasalahan anak sehingga anak dianggap selalu di pihak yang salah karena malas belajar.
Agar anak mau belajar, orangtua perlu memberikan dorongan, antara lain :
• Memberikan reward/hadiah. Reward tidak selalu berupa materi, tetapi bisa juga berupa pujian atau penghargaan. Adakalanya orangtua lupa untuk memberikan respon positif ketika anak melakukan suatu perilaku yang positif, namun lebih berespon ketika anak melakukan suatu hal yang negatif.
• Terangkan dengan bahasa yang dimengerti anak tentang manfaat belajar untuk masa depan anak. Bisa dengan memberi contoh cerita orang-orang sukses dan tidak sukses dari lingkungan terdekat yang dikenal anak.
Suasana belajar sangat menentukan efektif tidaknya anak dalam belajar.
Selain tidak sering memarahi anak untuk belajar, ada beberapa hal lain yang perlu diperhatikan agar suasana belajar lebih menyenangkan dan anak mau belajar, misalnya :
• Anak cenderung meniru perilaku orangtua, karena itu jadilah contoh buat anak. Ciptakan suasana belajar dalam waktu yang bersamaan. Ayah dan ibu harus terlibat dalam suasana belajar, misalnya membaca buku. Sesekali ayah ibu perlu juga berdiskusi tentang suatu topik sehingga anak melihat orangtuanya sampai tuapun tetap belajar. Sebaiknya selama waktu belajar orangtua tidak ber-bbm/bertelponan.
• Pilih waktu belajar terbaik untuk anak. Anak dan orangtua bisa menerapkan jadwal belajar dengan sistem negosiasi dan ada kesepakatan. Misalnya boleh nonton acara TV favorit anak 30 menit setelah belajar 30 menit. Reward diberikan setelah tindakan dilakukan, bukan sebaliknya.
• Jadikan belajar sebagai rutinitas yang pasti. Misalnya ketika sudah ditentukan, waktu belajar adalah 2 jam setiap hari, jam 16.00 – 18.00, maka jam tersebut harus digunakan secara konsisten sebagai waktu belajar. Namun orangtuapun harus fleksibel, ketika anak ada kegiatan di sekolah sehingga ia pulang terlalu sore, jam belajar bisa diatur ketika anak sudah cukup istirahat dan sudah cukup segar untuk memulai belajar.
• Setiap anak memiliki daya konsentrasi yang berbeda. Ada anak yang bisa belajar terus menerus selama 1 jam, ada yang bisa hanya 30 menit. Kenalilah pola tersebut dan susunlah jadwal yang sesuai.
Sangat disarankan agar orangtua menemani anak belajar. Dalam hal ini orangtua tidak perlu terus menerus berada di samping anak, karena pastinya orangtua mempunyai kegiatan lain, namun paling tidak ketika anak mengalami kesulitan orangtua ada di dekatnya untuk membantu.
Selamat mencoba dan semoga berhasill…
Konsultasikan masalah anda ke :
Herlina S Dhewantara
Psikolog pada dinamikaGaMa
Praktek dengan perjanjian : 0231-9146989
Apotek Farma, Jl Cipto Mk No 165 Cirebon
Layanan :
• Konseling dan Terapi
• Tes Psikologi untuk anak-dewasa, siswa, mahasiswa, karyawan (rekrut dan promosi)
• Tes IQ
• Talent Mapping (Peta Bakat dan Minat)
• Tes Bakat (disertai saran penjurusan Perguruan Tinggi)
• Brain Gym
• Asessment Center (Pengukuran berbasis kompetensi)
• Pelatihan untuk siswa dan karyawan (in door/outdoor)